Selasa, 11 Juni 2013

kampoeng tertinggi di dunia


Desa unik ini terletak di Spiti, Himachal Pradesh, India dan berada pada ketinggian 4200 meter di atas permukaan laut. Penduduk yang memadati Kibber cukup welcome terhadap pengunjung yang memasuki wilayah ini. Kibber dapat dicapai dengan menggunakan bus dari lokasi terdekat Kaza atau dengan menyewa jeep. Desa ini dikenal sebagai lokasi ekspedisi trekking dengan pemandangan-pemandangannya yang khas.




Di sini Anda bisa menjumpai Biara Buddhist Ki di puncak desa Kibber. Di bangunan spektakuler ini terdapat roda besar berukir untuk peribadatan dan juga sejumlah lukisan-lukisan di dinding. Yang mengejutkan, tempat yang dikeramatkan di sini ternyata adalah tempat dimana guru dari Dalai Lama yang sekarang tinggal tahun 1980-an. Di sini juga dijumpai bendera-bendera yang berkibar di atas biara dan piramid-piramid kecil yang disusun bersama tanduk-tanduk biri-biri.



Dalam ekspdisi trekking dekat lokasi ini, masih bisa ditemukan desa Chicum, Gete dan Tashigang dengan ciri-cirinya yang unik pula.



Dekat Kibber bisa dijumpai puncak Dangmachan dengan ketinggian yang mencapai 5157 meter, juga puncak-puncak Shila dan Chau Kang Nilda dengan ketinggian 6000 meter lebih yang merupakan lokasi sempurna bagi fotografer untuk membuat gambar-gambar indah. Langit malam yang bersih di sini menciptakan view yang tak terlupakan ke arah galaksi kita, Bima Sakti.



Kibber saat ini masih dikenal dengan ketenangan dan kedamaiannya yang jauh dari hiruk-pikuk India dan juga lingkungannya yang masih sangat alami. Lokasinya berbatasan dengan Tibet dan dihuni kebanyakan oleh orang-orang Budha Tibet yang berwatak hangat dan bersahabat.

Yang menarik dari gaya arsitektur rumah-rumah tinggal d Kibber ini adalah karena dibangun dengan batu-batu sebagai ganti batako dan tanah liat. Ini membuat Kibber sedikit keliatan seperti gunung batu. Disini juga bisa ditemui sebuah kantor pos, klinik, kantor telegraf, dan sekolah. Sumber airnya yang bersih dilaporkan berasal dari upacara-upacara ritual pemakaman Lama yang dilaksanakan di sini.


Lokasi ini memang merupakan lokasi wisata potensial mengingat banyaknya penginapan-penginapan di sepanjang jalan desa ini. Salah satunya bahkan menyediakan pula restoran lengkap dengan stok bir dan air panas. Tersedia pula toko-toko untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya. Jadi jangan takut kehabisan bekal jika mengunjungi desa yang tercatat sebagai desa tertinggi di dunia yang masih bisa dijangkau dengan kendaraan ini.

Sabtu, 08 Juni 2013

jembatan masa depan
























seandainya aceh yang memiliki dana begitu banyak mampu membangun jembatan-jembatan megah seperti alangkah indahnya menempuh perjalanan di aceh,hingga kita semakin sering dan rajin berpergian untuk melihat destinasi-destinasi yang ada di aceh
dan jembatan-jembatan ini tentunya akan menjadi jargon untuk setiap daerahnya






Kamis, 06 Juni 2013

darah garuda di tanah belanda



1. Giovanni van Bronckhorst 


Giovanni Christiaan van Bronckhorst lahir di Belanda dan memiliki darah Maluku. Ayahnya bernama Victor van Bronckhorst, ibunya bernama Francesc Sapulete. Keluarga Van Bronckhorst hijrah ke Belanda sejak zaman kolonial.

Karir klub pemain kelahiran tahun 1975 ini membentang dari negeri Belanda, ranah Britania hingga Spanyol. Ia mengawali karirnya profesional bersama tim kota kelahirannya, Feyenoord Rotterdam.

Untuk menambah jam terbang, Gio dipinjamkan ke RKC Waalwijk selama setahun, kemudian kembali ke Feyenoord dan memperkuat tim ini hingga tahun 1998. Karir di Feyenoord membuka jalan baginya melanglang buana ke Eropa. Ia sempat memperkuat Glasgow Rangers, Arsenal dan Barcelona sebelum pensiun di klub yang membesarkannya, Feyenoord.

Gio memperkuat De Oranje pada kurun waktu 1996-2010. Turnamen besar pertama Gio bersama Belanda adalah Piala Eropa tahun 2004, dan sejak saat itu ia menjadi pilihan utama Belanda di sektor kiri pertahanan.

Gio juga ambil bagian dalam Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2008. Terakhir, Gio dipercaya sebagai kapten kesebelasan Belanda di ajang Piala Dunia 2010 lalu (ketika Belanda kalah dari Spanyol di final). Golnya ke gawang Uruguay di babak semi final terpilih sebagai salah satu gol terbaik sepanjang turnamen.

Secara total, Gio memperkuat tim nasional Belanda 106 kali dan mencetak enam gol.

John Heitinga (kiri). (Getty Images/Dean Mouhtaropoulos)


2. Johnny Heitinga 


Dalam sebuah wawancara dengan media Belanda, Heitinga membenarkan bahwa ia keturunan Indonesia. Rob, ayah Johnny, lahir di Jakarta, sementara kakeknya Gijsbert Johanes Heitinga berasal dari pulau Belitung.

Heitinga yang berposisi sebagai pemain belakang mengawali karir bersama tim muda Ajax Amsterdam pada tahun 2001. Ia adalah bagian dari generasi emas akademi klub ini bersama pemain-pemain seperti Wesley Sneijder, Rafael Van Der Vaart, Cristian Chivu dan Zlatan Ibrahimovic.

Setelah bermain selama tujuh musim penuh kesuksesan di Ajax, Heitinga kemudian hijrah ke ibu kota Spanyol untuk memperkuat Atletico Madrid. Hanya semusim di Vicente Calderon, Everton kemudian menariknya dengan transfer 6,2 juta pounds. Hingga kini, pemain kelahiran 1983 ini masih memperkuat The Toffees.

Heitinga telah memperkuat tim nasional Belanda sejak usia junior, dan kemudian menjalani debut di tim nasional senior tahun 2004. Ia kemudian mengikuti Piala Eropa 2004 dan tampil sebanyak empat kali. Ia melanjutkan kiprahnya di Piala Dunia 2006, Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010 sebagai pilihan pertama di sektor pertahanan. Total, ia telah memperkuat tim nasional Belanda sebanyak 85 kali dengan mencetak tujuh gol.

Secara individu, Heitinga telah memperoleh beberapa penghargaan bergengsi diantaranya Pemain Terbaik Belanda 2008 dan Pemain Terbaik pilihan Fans Everton tahun 2012.

Denny Landzaat. (VI Images/Getty Images)3. Denny Landzaat  

Denny Domingoes Landzaat lahir tahun 1976 di Amsterdam. Ia memiliki darah Indonesia melalui ibunya yang berasal dari Maluku. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini mengawali karir juga di tim muda Ajax Amsterdam.

Di Ajax, ia menembus tim senior tahun 1995 saat klub tersebut baru meraih gelar Liga Champions. Kesulitan mendapat waktu bermain, ia kemudian hijrah ke klub MVV Maastricht dan bertahan di tim ini selama tiga musim. Willem II kemudian menariknya tahun 1999 dimana permainan terbaiknya muncul.

Dalam penampilannya di klub inilah Landzaat menerima panggilan tim nasional. Ia lalu melanjutkan karirnya ke AZ Alkmaar, yang kemudian ia bawa menjadi juara kedua Liga Belanda musim 2005/2006 sebagai kapten. Landzaat mencoba peruntungannya di Inggris dengan memperkuat Wigan Athletic. Di Latics, ia bermain selama dua musim sebelum kembali ke Belanda memperkuat Feyenoord dan Twente hingga kini.

Di tim nasional Belanda, Landzaat tampil sebanyak 38 kali dan mencetak satu gol. Ia juga menjadi bagian dalam skuat Belanda di bawah Marco Van Basten pada Piala Dunia 2006. 


Simon Tahamata. (VI Images/Getty Images)4. Simon Tahamata 

Simon Tahamata adalah mantan pemain keturunan Maluku kelahiran 1956 yang pernah memperkuat dua tim nasional Belanda tahun '70 hingga '80-an. Ia adalah pemain sayap kiri.

Tahamata juga besar di akademi Ajax Amsterdam, dan mampu menembus tim utama setelah lima tahun memperkuat tim junior. Bersama Ajax, ia bermain empat musim dengan turut menyumbang tiga gelar juara Liga Belanda. Puas dengan sukses di Belanda, ia kemudian hijrah ke negeri tetangga, Belgia, tempat ia menghabiskan karir profesionalnya sebagai pemain.

Tahamata memperkuat Standard Liege selama empat musim dengan sumbangsih dua gelar juara Liga Belgia. Ia sempat kembali ke Belanda untuk memperkuat Feyenoord, rival berat Ajax. Tiga musim ia habiskan di klub asal kota Rotterdam tersebut sebelum kembali ke Belgia untuk memperkuat Germinal Beerschot. Karirnya berakhir di Germinal Ekeren tahun 1996. Ia adalah pemain yang produktif mencetak gol, terbukti dari torehan total 114 gol yang telah dibuatnya sepanjang karir klub.

Di tim nasional Belanda, Tahamata hanya memperkuat De Oranje sebanyak 22 kali dengan sumbangan dua gol. Kiprahnya di tim nasional Belanda terhenti saat ia memutuskan untuk berganti kewarganegaraan ke Belgia tahun 1990. 

Setelah pensiun sebagai pemain, Tahamata berkarir sebagai pelatih tim muda. Setelah sempat melatih di Standard Liege dan Ajax, ia kini melatih tim muda klub Arab Saudi, Al Ahli.

muak melihat media


Konglomerasi merupakan penggabungan perusahaan-perusahaan di dalam perusahaan besar, sama halnya dengan Konglomerasi media (penggabungan media dalam satu kepemilikkan). Diberlakukannya kebebasan dalam memiliki media tanpa batas mengakibatkan pengusaha yang berkantung tebal untuk dapat memiliki beberapa unit media atau dapat menciptakan “Kepemilikan Lintas Media”. Konglomerasi juga dapat menyebabkan keseragaman konten meliputi isi berita dan materi program. Di Indonesia sendiri sudah terjadi konglomerasi media, diantaranya Pengusaha sukses Chairul Tanjung yang memiliki 2 Stasiun Televisi (TransTV dan Trans7) yang berapa dalam PT Trans Corporation, Ketua umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie yang juga memiliki 2 Stasiun TV (TvOne dan ANTV), Ketua umum Partai Nasdem Surya Paloh yang memiliki 1 Stasiun Tv dan 1 Surat kabar nasional (Metro TV dan Media Indonesia), dan yang lebih luar biasa Polotikus Hanura Hary Tanoesoedibjo memiliki berbagai media diantaranya yaitu surat kabar Nasional SINDO (Seputar Indonesia) dan berbagai stasiun TV (MNCTV, RCTI, dan GlobalTV)."Daftar kepemilikan atas media belum lengkap, hanya garis besar"
Ketika seorang pengusaha yang berkantung tebal dapat memiliki sejumlah media tanpa batas, maka akan timbul masalah serius yaitu kontrol atas isi berita. Apakah isi berita itu adalah kenyataan yang terjadi di masyarakat ? Bagdikian menggambarkan konglomerasi dalam nada yang muram “Pelaku konglomerasi adalah mereka-merka yang ingin menguasai dan mendominasi pasar, tujuannya adalah mengontrol semua proses dari naskah awal sampai kepada penggunaannya dalam beragam bentuk.” Menyimak hal yang disampaikan Bagdikian dapat diartikan bahwa isi berita bukan hal yang murni terjadi di masyarakat, melainkan ada bias-bias yang sengaja diciptakanuntuk kepentingan pemilik perusahaan.
Konglomerasi yang tidak sehat dapat menciptakan ketidakstabilan, dengan waktu yang singkat kenyataan akan terkubur dan melahirkan kenyataan yang baru "menurut pemilik media." Hal ini dapat dikatakan bahwa agenda media sama dengan agenda publik, media yang menentukan arah, dan fakta peristiwa. Konglomerasi juga melemahkan kontrol jurnalistik, berkaitan erat dengan kebebasan pers. Sebagaimana yang dikatakan Ziauddin Sardar, kebebasan menjadi milik mereka yang menguasai pers/ media. Dalam konteks teori hegemoni Antonio Gramsci, pemilik media akan menghegemoni, menguasai, dan mendominasi media, semata untuk kepentingan pribadi mereka.
Di Indonesia sendiri keadaan seperti ini cukup memperihatinkan, pemilik-pemilik media di Indonesia sangat berambisi menjadi kepala Negara, sebagai contoh keinginan ke dua pemilik Tv Berita yaitu Abu Rizal Bakrie dan Surya Paloh, belum lagi Keinginan politikus Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo. 3 Nama ini saja sudah mewakili persaingan 6 Stasiun Tv di Indonesia, lebih 70% dari jumlah Televisi swasta nasional yang ada di Indonesia. Keadaan yang seperti ini mengakibatkan kontens media televisi tersebut lebih mengutamakan kepentingan pemilik media ketimbang mendidik, memberi informasi, menghibur dan melakukan kontrol sosial.
Sebagai ilustrasi, seorang konglomerat media menguasai dua televisi siaran, satu surat kabar, dan satu chanel radio. Ketika sang konglomerat tersangkut kasus korupsi, semua media yang dimilikinya tidak akan memberitakan perkara korupsi tersebut. Andai dia hanya menguasai satu televisi, mungkin hanya televisi miliknya yang tidak memberitakan, tetapi media-media lainnya akan memberitakannya. Dengan perkataaan lain, makin banyak media yang dikuasai oleh segelintir konglomerat, makin banyak pula media yang lemah kontrol jurnalistiknya terhadap sang pemilik. Disisi lainnya, pemilik media punya kekuasaan untuk mewajibkan media yang dimilikinya untuk menayangkan berita yang menguntungkan dirinya, mesti berita tersebut tidak memiliki nilai jurnalistik sama sekali.
Dalam membatasi konsentrasi kepemilikan media, negara telah menerbitkan regulasi. Di Amerika misalnya, terdapat aturan yang melarang konsentrasi kepemilikan. Di Indonesia, peraturan pemerintah No 52 Tahun 2005 membatasi kepemilikian silang untuk televisi berlangganan dan terdapat suatu lembaga yang mengawasi monopoli dan persaingan usaha, yaitu Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) akan tetapi masih perlu langkah extra untuk mengotrol konglomerasi.

Selasa, 30 April 2013

may day itu bukan mayday


Apa itu Mayday dan May Day? Beda ya? hmm ya beda lah. Kayaknya sama aja deh. Sumpah, beda banget, baca terus sampe abis, pokoknya beda. Lalu apa bedanya? ini sekelumit dari informasi yang didapat. Sekelumit lho.
1. Mayday
Mayday adalah sinyal tanda bahaya standar internasional yang digunakan dalam komunikasi radio, berasal dari bahasa Perancis m’aidezyang berarti “tolong aku“. Mayday dipakai oleh banyak grup seperti polisi, pilot, pemadam kebakaran, dan organisasi transportasi untuk memberitahukan keadaan keadaan bahaya atau darurat. Panggilan darurat Mayday selalu diucapkan sebanyak tiga kali (“mayday mayday mayday”) untuk menghindari kesalahan penerimaan atau salah dengar penerima dalam keadaan yang berisik pada radio. Dan juga untuk membedakan panggilan darurat yang sebenarnya dengan berita tentang panggilan darurat.
Kode panggil Mayday Ini berasal pada tahun 1923 oleh Frederick Stanley Mockford (1897-1962). Seorang petugas radio senior di Croydon Airport di London, Mockford diminta untuk memikirkan sebuah kata yang akan menunjukkan kesusahan dan akan dengan mudah dipahami oleh semua pilot dan staf lapangan dalam keadaan darurat. Karena kebanyakan lalu lintas pada saat itu adalah antara Croydon dan Bandara Le Bourget di Paris, ia mengusulkan kata “Mayday” dari “m’aider” bahasa Perancis. “Venez m’aider” berarti ” tolong saya”.
Mayday adalah salah satu dari jumlah kata yang digunakan secara internasional sebagai kata-kata kode radio untuk sinyal informasi penting. Pengirim panggilan urgensi berhak untuk mengganggu pesan prioritas rendah. Seperti Mayday penggunaan istilah-istilah ini tanpa alasan yang tepat bisa membuat pengguna dikenakan biaya sipil dan atau pidana.
Masing-masing panggilan urgensi biasanya diucapkan tiga kali, misalnya, “. Pan-pan, Pan-pan, Pan-pan”
Pan-pan (dari bahasa Prancis: panne – breakdown) menunjukkan adanya situasi yang mendesak dari suatu tatanan lebih rendah dari “ancaman serius dan segera membutuhkan bantuan segera”, seperti kerusakan mekanis atau masalah medis. mediko akhiran Ini yang digunakan untuk ditambahkan oleh kapal-kapal di perairan Inggris untuk menunjukkan adanya masalah medis (Pan-Pan mediko, diulang tiga kali), atau dengan pesawat mendeklarasikan darurat tidak mengancam jiwa medis dari seorang penumpang dalam penerbangan, atau operasi mereka sebagai transportasi medis dilindungi sesuai dengan Konvensi Jenewa. “Pan-pan mediko” tidak lagi digunakan resmi.
2. May Day
Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.
May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.
Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Mereka menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Adalah Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dariPaterson, New Jersey yang telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur.
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari “United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America“.
Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 diJenewa, Swiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions. Selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari hal tersebut juga memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 , menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukanmulai 1 Mei 1886.
Pada 1887Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum.
Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini. Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkankarena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.  Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitassubversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.  Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.

pohon cinta dan tentara israel


beberapa tahun yang lalu sebuah pohon rindang cukup asri berdiri megah di tengah halaman kampus fisip,tak jelas emang nama pohon tersebut,siapa penanamnya,apalagi nama latin dari pohon tersebut,namun pohon itu menyimpan banyak cerita di sanubari mahasiwa fisip,pohon itu menjadi istana indah bagi mahasiswa untuk berdiskusi,rapat kerja atau rapat urgent,mencari angin disaat ruang panas,posko kemanusian,bahkan tempat beberapa mahasiswa mencari posisi strategis untuk memantau gebetan ato musuh,soalnya dari pohon tersebut bakal tampak ke seluruh penjuru fisip,ibaratnya menara pemantau gitu lah
namun apa hendak dikata beberapa bulan yang lalu pohon tersebut raib dari pandangan,banyak yang kaget,kecewa,sedih dan tak terima atas hilangnya pohon yang munkin di anggap bagian dari kisah perjalanan mereka di fisip,namun hingga saat ini belum ada kabar atau titik temu siapa yang manusia yang keras hati sehingga tega menebang pohon tersebut,hingga kini orang-orang tak pernah tau hasil dari penyelidikan raibnya pohon cinta tersebut
penulis sendiri sangat terpukul ketika kembali ke kampus se usai mengabdi ke suatu desa di pelosok indonesia,melihat tempat favorit di kampus telah rata tak tersisa,hanya ada rerumputan sisa dimakan sapi
suatu sore beberapa bulan lalu di pohon itu penulis bersama beberapa orang teman banyak bertukar informasi tentang industri film,antara indonesia,india dan amerika yang akhirnya pembicaraan itu sampai pada penyerangan tentara israel terhadap pasukan hizbullah di lebanon,begitulah dibewah pohon tersebut kami bercerita tentang apa yang kami ketahui,itu adalah secuil kenangan tentang pohon cinta tempat kami bersantai dan bercengkrama berbagi cerita dan pengalaman.

budidaya tikus pun jadi


Munkin ada sebagian orang tikus adalah hewan yang menjijikkan apalagi jika ada yang memeliharanya dan tikus di anggap hama penganngu yang harus dimusnahkan,bagi petani tikus adalah musuh,namun itu tidak berlaku disemua tempat,saat ini dibeberapa tempat tikus adalah hewan favorit dan peliharaan,namun tikus yang di pelihara bukanlah tikus sepeti disawah namun tikus putih atau hamster
            Adalah mahasiswa fakultas kedokteran hewan unsyiah yang memiliki inisiatif dan inovasi untuk menbudidayakan tikus di kampus fakultas tersebut,mengambil lokasi di belakang klinik fakultas para calon dokter hewan ini menbangun sebuah kandang berkontruksi papan berukuran 3x6 yang di jadikan tempat budidaya,dikandang sederhana ini ada di sekitar 600 tikus dari berbagai jenis,budidaya tikus ini dikelola oleh beberapa mahasiswa senior fakultas kedokteran hewan secara bergantian,jika dilihat dari sekilas kandang memang seperti tak terawat munkin disebabkan kurangnya biaya perawatan namun terhadap pemeliharaan tikus tikus tersebut mereka memiliki teknik yang cukup bagus,sehingga angka tikus yang mati cukup minimal
            Tujuan awal dari pembudidayaaan tikus ini adalah untuk dapat menbantu para mahasiswa menbantu mengembangkan keilmuan mereka lebih spesifik dalam bidang tersebut,sebagai satu satunya fakultas kedokteran hewan di aceh,meraka perlu berinovasi sendiri untuk menemukan hal hal baru,mereka ingin menjadi yang terdepan dalam dunia kedokeran hewan terutama di aceh dan sumatra,namun tidak diketahui oleh penulis siapa yang pertama kali mencetuskan ide pembudidayaan tikus ini,mudahan dapat menberikan manfaat dan ilmu bagi mahasiswa,terutama bagi dunia kedokteran hewan aceh dan indonesia umunya.